Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2016

The Eternal Love

Pernah menonton drama Korea “ the Heirs” ? Saya yakin hampir setiap orang, khususnya anak muda pasti sangat menggandrungi drama yang dibintangi oleh sang aktor tampan Lee Min Ho tersebut, termasuk saya tentunya. Ada sebuah scene di drama tersebut, di mana sang aktor tengah mengikuti suatu pelajaran di sekolahnya. Di sana sang Professor bertanya tentang sebuah kata yang paling indah dalam bahasa inggris di dunia. Dan jawabannya adalah “Mother” . Ya, ibu, sebuah kata sederhana tetapi memiliki makna yang sangat luar biasa di hati anak-anak di seluruh dunia, tanpa terkecuali. Seorang ibu adalah seorang wanita yang diciptakan oleh Allah dengan kehebatan dan ketangguhan luar biasa. Semua orang tentu tahu jika seorang ibu rela bersusah-payah dalam mengandung anaknya selama Sembilan bulan. Tidak ada yang sanggup melakukan hal tersebut jika bukan seorang wanita yang kelak akan dipanggil ibu oleh anak yang dikandungnya itu. Bagi ibu, tidak pernah ada masalah seberapapun susahnya ia at...

Humanity

Jika kita berbicara tentang kemanusiaan tentu ini bukanlah pembicaraan yang sederhana. Masalah kemanusiaan selalu menjadi masalah yang dialami oleh hampir seluruh Negara, tanpa terkecuali. Dan kenapa tiba-tiba gue nulis tentang ini? Terlepas dari apa yang akhir-akhir ini diberitakan, tentang Suriah dan Aleppo. Gue jadi teringat dengan Negara gue sendiri yang tentu tidak dapat dikatakan bebas dari masalah kemanusiaan. But anyways, ditulisan ini gue lagi pengen menyuarakan suara gue untuk saudara-saudara gue yang saat ini tengah mengalami tindakan ketidak adilan. Setelah beberapa waktu yang lalu gue seolah “ditampar” oleh twittan yang mengatakan “Bukan saatnya lo diem. Lo harus bersuara, biar dunia tahu kalau kita mengecam peperangan tersebut.” Sebenernya twittannya pake bahasa inggris, tapi gue tulis pake bahasa gue aja. Tapi sebenarnya gue gak diem-diem juga sih. Gue juga melakukan sesuatu walaupun masih sebatas kemampuan yang bisa gue lakukan untuk mungkin sedikit membantu...

My Beloved Prophet Muhammad SAW

“Ya Rosulullah, aku sebenarnya tidak sakit, tapi aku sangat sedih jika berpisah dan tidak bertemu denganmu walaupun sekejap. Jika dapat bertemu, barulah hatiku tenang dan gembira sekali. Jika memikirkan akhirat, hatiku bertambah cemas, takut tidak dapat bersama denganmu. Kedudukanmu sudah tentu di surga yang tinggi, sementara aku mungkin di surga paling bawah atau tidak dimasukkan ke dalam surga. Ketika itu aku tentu tidak berjumpa lagi denganmu… ” ─Tsauban . Aku tidak tahu harus menulis apa tentangmu ya Rosulullah. Aku tidak tahu harus berkata apa tentangmu. Betapa kami (semua umat islam di seluruh dunia) tentu sangat merindukanmu, rindu yang tidak terkira. Ijinkan aku untuk menuliskan ini, tulisan kerinduanku sebagai umatmu. Tulis ini adalah tulisan yang nantinya akan menjadi pengingat bagiku. Jika suatu hari nanti tanpa aku inginkan dan tanpa aku sadari, hatiku lalai, atau aku tergelincir ke dalam hal yang tidak kau sukai dan tentu tidak Allah sukai. Saat aku kembali membaca ap...

Muda Berkarya

Beberapa bulan belakangan entah kenapa lagi suka banget nge-blog. Padahal dari jaman SMA udah punya blog, tapi gak pernah punya eager buat nulis di blog kecuali cerpen. Makannya blog jaman SMA dulu isinya cerpen semua. Dan akhirnya bikin blog baru yang khusus buat nulis-nulis gak jelas tentang pemikiran yang sedang gue fikirkan, haha. Nulis di blog itu kayak lagi curhat, berhubung gue gak punya tempat buat nuangin unek-unek di otak (kecuali sama Allah, the one and only tempat curhat masalah gue yang sangat pribadi). Jadilah gue nulis aja di blog. Tahun 2016 sebentar lagi udah mau berakhir dan akan berganti dengan tahun baru. Terus di tahun ini gue lagi coba merenung tentang apa aja yang udah gue lakukan untuk impian gue dan masa depan gue. Di tahun lalu gue ngerasa bahwa gue sangat morat-marit dalam perjuangan gue untuk mencapai impian gue. Banyak hal yang gue rasa salah di tahun lalu. Tapi apapun itu gue banyak belajar di tahun 2015 lalu. Gue banyak belajar dari kesalahan gue ...