Sebuah kebiasaan yang kerap keluarga gue lakukan sesaat setelah berbuka puasa adalah diskusi. Kami bisa mendiskusikan apapun setelah berbuka sambil nunggu makanan turun sebentar, sebelum kita sholat maghrib. Banyak hal yang biasanya kita diskusikan mulai dari masalah-masalah ringan yang lucu-lucu, masalah pendidikan, sampai tentang agama kami. Waktu itu sebelum berbuka gue dan adek gue nonton sebuah tayangan kultumnya Syeikh Ali Jaber tentang “Waktu.” Di sana beliau membukanya dengan membacakan suarat Al-Asr. Bagian yang membuat gue tertarik hingga gue tergelitik buat menulis ini adalah saat beliau mengatakan, “Jika umur manusia itu berkisar sampai 60 tahun dan perkiraan bahwa manusia setiap harinya membutuhkan tidur sekian jam (gue lupa beliau bilang berapa jam) maka setelah dihitung, manusia menghabiskan waktu 20 tahunnya hanya untuk tidur. Belum lagi jika dihitung waktu yang dihabiskan manusia untuk bekerja, jalan-jalan, dan lain sebagainya. Lalu dihitung waktu yang manus...