Kuat a d alah bukan mereka yang ti d ak pernah menangis. Bukan pula mereka yang ti d ak pernah terjatuh. Tapi bagiku, kuat a d alah saat d iri ini mampu untuk bangkit kembali setelah terjatuh, setelah menangis, setelah kesakitan yang teramat tapi kita memilih untuk menyeka air mata ini, menahan rasa sakit ini, d engan kembali melangkah. Meski harus d engan terseok-seok, tertatih-tatih, bahkan sesekali terjatuh karena masih harus menahan sakit, tapi kita ti d ak menyerah, kita terus berjalan, hingga akhirnya, Tuhan memampukan kita untuk d apat berlari kembali, atau bahkan, untuk d apat terbang d engan sayap yang kuat d an kokoh. Ah… aku ja d i teringat bagaimana seekor anak burung yang baru menetas d ari cangkangnya, d ia masih terlihat lemah. Sayapnya masih belum bisa d ikepakkan. Sang in d uk burung harus senantiasa sabar mengurusi anak burung tersebut. Hingga waktupun tiba, ketika sayap anak burung mulai d irasa kuat, sang in d uk mengajarinya cara untuk terbang. Apakah kau berf...