Skip to main content

Just Write It Down


Namanya “Megumi Chan” itu adalah dream book yang udah nemenin perjalanan hidup gue selama 8 tahun ini. Sebenernya gue bukan tipe orang yang suka nulis buku diary gitu sih. Tapi gak tahu kenapa, pas liat buku itu gue tergelitik buat nulis perjalanan impian-impian gue. Dan… akhirnya dream book gue itu sudah mencatat banyak hal yang terjadi selama 8 tahun perjalanan hidup gue.

Banyak impian yang gue catat. Banyak kejadian yang gue ceritakan di sana. Beberapa mimpi udah gue ceklis, sisanya masih gue perjuangkan. Salah satu mimpi yang senantiasa gue tulis dan gue ceritakan setiap waktu di dream book gue, plus dengan berbagai macam rintangan-rintangan untuk mewujudkanannya, akhirnya bisa gue ceklis juga. You know that dude, impian gue buat sekolah di luar negeri.

Dari awal gue mulai nulis itu, gue sudah membuka tulisan gue dengan impian gue buat sekolah di luar negeri. Dan sepanjang waktu berjalan, gue tetap menuliskannya. Dan di lembar-lembar hampir habis, akhirnya gue bisa menuliskan di sana dan menceritakan di sana, bahwa gue, Alhamdulillah, sudah mewujudkan impian gue itu. Dan itu rasanya seperti gue sedang menuliskan sebuah perjalanan impian gue dari awal dan berakhir dengan sebuah happy ending story. Gue sampe terharu gitu, rasanya pengen nangis pas gue baca lagi semua catatan yang udah pernah gue tulis di dream book gue itu. Sampe akhirnya di lembar terakhir semua perjuangan itu terjawab dengan indah.

Gue mau bilang aja sih, kalau lo punya mimpi, jangan pernah ragu buat tulis impian lo. Tulis aja dulu, terus lo tulis juga apa aja yang bisa lo lakukan untuk mewujudkan impian-impian lo itu. Lo tulis semuanya. Terus jangan lupa untuk konsisten memperjuangkannya dan sertai pula dengan doa, karena doa adalah senajata yang paling luar biasa ampuh menurut gue. Lo mau berjuang jungkir balik sampe kepala lo di kaki dan kaki lo di kepala. Kalau lo gak mau berdoa, semuanya akan jadi omong kosong. Semua tetap harus berimbang. Gue rasa setiap impian selalu memiliki jalan untuk bisa terwujud pada saatnya. Saat dimana Allah akhirnya percaya sama kita, kalau kita layak untuk mendapatkannya.

Percaya atau tidak, gue pernah nulis gini di dream book gue. Gue pengen, gue lulus dengan cum laude terus gue jadi mahasiswa berprestasi. Itu gue tulis di bulan Agustus tahun 2010. Itu posisinya gue belum masuk kuliah. Gue baru masuk kuliah itu bulan September tahun 2010 dan gue udah nulis “Gue pengen lulus dengan….”

Sebenernya mungkin terlihat gila karena gue masuk kuliah aja belum. Gue juga belum tahu nanti di kuliahan pelajarannya kayak gimana. Tapi gue udah nulis salah satu impian gue itu. Dan di tahun 2014 di bulan Oktober, atas seizin Allah, gue bisa lulus dengan predikat cum laude dan… gue mendapatkan pengharagaan sebagai salah satu mahasiswa berprestasi. Gue maju ke depan podium bareng orang tua gue buat menerima penghargaan itu. Masya Allah, kan?

So, guys… percayalah dengan mimpi-mimpi mu. Jangan lupa buat catat semua impian-impian itu. Saran gue sih, lo beli deh satu buah buku khusus buat nulis semua impian-impian lo dan perjuangan lo. Karena asli itu bakal berkesan banget suatu hari nanti saat lo kembali membaca lagi perjalanan hidup lo lewat dream book lo itu. Gue aja sampe terharu waktu gue baca lagi tulisan-tulisan gue.

Entah tulisan gue ini penting atau tidak, gue cuma ingin membagi saran aja. Siapa tahu saran ini bisa digunakan buat para pejuang impian untuk bisa mewujudkan mimpi-mimpinya. Ini salah satu kata-kata gue yang gue tulis di dream book gue. Kata-kata yang bisa dibilang penyemangat buat gue (soalnya gue gak punya “seseorang” yang suka nyemangatin gue, huahahah becanda deng :D)

“Saat kau mulai membangun mimpi-mimpi dan cita-cita mu. Saat kau mulai merasa bahwa kau akan memulai tujuan-tujuan mu. Saat semua orang tidak percaya dengan apa yang kamu lakukan. Saat kelelahan dan keputus asaan mulai menghampiri. Dan saat dimana kau benar-benar jatuh dan kau pun berfikir untuk menyudahi perjalanan mu menggapai mimpi-mimpi mu dan cita-cita mu. Maka yang perlu kamu lakukan hanyalah memberi keyakinan pada diri mu sendiri, bahwa alam semesta selalu mendukung mu. Dan Tuhan senantiasa mendampingi mu untuk menggapai semuanya. -G.A-“


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog